semua kadang bisa secepat kecepatan yang tak terlihat cepat tapi cepat,.
entah bagai mana saya harus membubuhi sedikit diorama rasa ini, monica yang beberapa hari ini terlintas di otak saya.
bahkan, saya tak mengenal dia itu dari mana dan seperti apa. hanya membayangkan bersamanya, menghabiskan waktu dan tertawa.Sunggu terlihat bernafsu tanpa kendali yang pasti. Tapi ini kecepatanNYA dan aku percaya dia memberi rasa ini. tanpa rasa malu saya coba berinteraksi dengan monica. walau lewat alat komunikasi jarak jauh. tapi dia berada setidaknya tidak begitu jauh dari saya.
dalam hal ini saya buta dengan rasa, entah siapa dia dan datang dari mana. saya suka, saya suka parasnya dan harumnya. dan saya suka, suka senyumnya dan caranya berbicara.
hhmm,... apa kah harus melakukan lg ? apakah harus di cerita ini lg ?
tapi DIA selalu memberi jalan untuk kita semua dan kenapa saya harus mundur selama nyali ini masih ada.
ahahhahaha,..
kita terlibat berbagai macam hal getir
hingga terlintas rasa untuk terlahir
lagi dan lagi,..tanpa lelah
apa cara MU menghadirkan setiap tulang rusuk ini begini ?
aku selalu bertanya dan KAU selalu menjawab dengan kejadian
coba,.
ku harus mencoba karena di depan mata
coba,.
ku harus mencoba karena itu bagian dari cobaan
coba,.
mungkin tingkat sadarku harus terlepas dan kembali jatuh cinta
monica dan monica dan monica
berfutarkah terus di alam imajinasik, dan jadi lah dewa kesuburan
sehingga setiap aku bernafas kau selalu di sana..
kita ini terlahir untuk melihat yang lain senang, dan mungkin setiap perputaran waktu kita lakukan dengan cara yang berbeda.
aku tidak lelah dan aku tidak gentar, ini ungkapan seperti saat ku mulai ingin kembali k jalan yang menurut ku benar
Tampilkan postingan dengan label cerita otak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerita otak. Tampilkan semua postingan
Senin, 08 Agustus 2011
Senin, 07 Maret 2011
OPOSISI ORANG2 DI PERTENGAHAN MATA ANGIN
Ini mungkin cuma sedikit cerita yang membuat orang tergelitik bangga, akupun bangga dengan apa yg kulakukan..mungkin kalian tak bangga dan aku tak perduli..bukan ingin menjadi egois...tapi harus egois pada saat semua harus terbentur dengan prinsip.
Kita hidup berdampingan, bukan harus menjaga perasaan orang yg tidak benar menurut kita.
Kita hidup berdampingan, walau nyatanya kita tak selalu berdampingan karena kematian selalu memisahkan ktia tanpa pertimbangan.
Kita hidup selalu berdampingan, lakukan saja. salah atau benar itu hanya akhiran..yg penting kesenangan
semua ingin bereksistensi yang tinggi, iris leher saya jika kalian tak butuh eksistensi..tapi cara mencari eksistensi bukan sekedar berharga diri, karena hargadiri itu membuat kita bermain hati terlalu dalam...lebih baik berharga mati, karena dengan harga mati...kita sudah bertekat.
terpujilah kalian yang ada di tengah..bukan takut ada di kiri atau kanan, hitam atau putih, atas atau bawah, dan dalam atau luar.. kalian itu mungkin MATA ANGIN yang mungkin di katakan teteh2 ku tercinta sebagai orang2 yang kadang di terima dan kadang di tolak dalam mengambil presepsi muka bumi..
jadilah apa yg ingin jadikan karena hidup mu impianmu coro say...
lebih baik mati terlupakan dari apda di kenal orang karena menyerah homicide say..
tuhanku, ketuhanan yang maha esa karena dia ada di mana2 dek dinar say..
da aku mah tukang kopi, ga mau pusing tentang urusan kalian..urus masing2 aja dan semoga benar tetehku uta say..
hidup itu di nikmati tetehku fita say...
saya kangen naik gunung, maka naiklah jangan sebatas kata tetehku emma say...
kita ini belajar dari apapun dan wajib mencuri apa itu pengalaman tetehku dewi say...
dan ini hidup bukan sekedar bernafas dan terdiam tapi bagaimana menarik nafas dan memutar otak dengan kencang untuk mempertimbangkannya dengan kecepatah "NYA"..BRUTALBRAIN SAY
semua yg di atas ini adalah orang2 paling berarti dan mungkin jika ku mati nanti aku akan meminta mereka beropsisi dengan mendirikan temapt agamaku berada..
terimakasih ya allah S.W.T dan junjunganku nabi Muhammad S.A.W..serta agamaku BRUTALBRAIN..
kita berpisah tapi tak mungkin terpisahkan...
"yiipiikayyee motherfather"
Kita hidup berdampingan, bukan harus menjaga perasaan orang yg tidak benar menurut kita.
Kita hidup berdampingan, walau nyatanya kita tak selalu berdampingan karena kematian selalu memisahkan ktia tanpa pertimbangan.
Kita hidup selalu berdampingan, lakukan saja. salah atau benar itu hanya akhiran..yg penting kesenangan
semua ingin bereksistensi yang tinggi, iris leher saya jika kalian tak butuh eksistensi..tapi cara mencari eksistensi bukan sekedar berharga diri, karena hargadiri itu membuat kita bermain hati terlalu dalam...lebih baik berharga mati, karena dengan harga mati...kita sudah bertekat.
terpujilah kalian yang ada di tengah..bukan takut ada di kiri atau kanan, hitam atau putih, atas atau bawah, dan dalam atau luar.. kalian itu mungkin MATA ANGIN yang mungkin di katakan teteh2 ku tercinta sebagai orang2 yang kadang di terima dan kadang di tolak dalam mengambil presepsi muka bumi..
jadilah apa yg ingin jadikan karena hidup mu impianmu coro say...
lebih baik mati terlupakan dari apda di kenal orang karena menyerah homicide say..
tuhanku, ketuhanan yang maha esa karena dia ada di mana2 dek dinar say..
da aku mah tukang kopi, ga mau pusing tentang urusan kalian..urus masing2 aja dan semoga benar tetehku uta say..
hidup itu di nikmati tetehku fita say...
saya kangen naik gunung, maka naiklah jangan sebatas kata tetehku emma say...
kita ini belajar dari apapun dan wajib mencuri apa itu pengalaman tetehku dewi say...
dan ini hidup bukan sekedar bernafas dan terdiam tapi bagaimana menarik nafas dan memutar otak dengan kencang untuk mempertimbangkannya dengan kecepatah "NYA"..BRUTALBRAIN SAY
semua yg di atas ini adalah orang2 paling berarti dan mungkin jika ku mati nanti aku akan meminta mereka beropsisi dengan mendirikan temapt agamaku berada..
terimakasih ya allah S.W.T dan junjunganku nabi Muhammad S.A.W..serta agamaku BRUTALBRAIN..
kita berpisah tapi tak mungkin terpisahkan...
"yiipiikayyee motherfather"
Rabu, 23 Februari 2011
Seandainya Adapilihan...
Sungguh aku mengerti, saat kita berusaha mendapatkan sesuatu sesuai keterbatasan yang kita miliki. Apa itu takdir untuk melakukan yang orang anggap nista ? saya rasa harus mengkesampingkan hal ini dalam aliran darah ini. Semua bentuk perjuangan mungkin di mengerti "nya" walau itu sebagai pembelot hasrat birahi. Ini bisa di sebut sebuah pengorbanan dengan jalan lain. Jalan yang di mana kita siap mengambil semua resiko demi hal yang kita anggap benar.
Seberkas sinar yang di terangkan oleh matahari saya rasa harus berjuang untuk mengisi pantulan-pantulannya, semua itu pasti mempunyai alasan. Terlihat bodoh memang, demi mendapatkannya harus merelakan "harga diri". Harga diri yang mana kita pertahankan pada zaman yang semakin absurb ini. ketakutan sudah melanda beberapa getir dalam aliran nadi, yang membuat manusia hanya mengikuti bukan mempelajari. terang dan gelap itu cuma kiasan pada akhirnya, tetap bagai mana cara hati nurani memandangnya.
Sebaiknya harga diri ini kita kesampingkan dan jangan pernah berfikir membuat kesempurnaan kalau hanya menyiksa kesinambungan.Sampai udara dan H2o dengan sedikit O2 murni mulai lelah kita hirup, hilangkan harga dirimu. ubah mereka menjadi harga mati, harga yang di mana kau memperjuangkan sesuatu tidak membuatmu berpandangan sempit. Kesampingkan sedikit egomu dan kemunafikan, hanya sedikit karena kita yakin itu tak bisa di hapuskan. tarik nafasmu panjang, dan katakan "jika saya pantas lakukan saya lakukan, jika tidak saya tidak lakukan". hidup ini pilihan dari semua faktor, bukan satu faktor. dan semoga anda benar dan saya yang paling benar
-Brutalbrain-
Seberkas sinar yang di terangkan oleh matahari saya rasa harus berjuang untuk mengisi pantulan-pantulannya, semua itu pasti mempunyai alasan. Terlihat bodoh memang, demi mendapatkannya harus merelakan "harga diri". Harga diri yang mana kita pertahankan pada zaman yang semakin absurb ini. ketakutan sudah melanda beberapa getir dalam aliran nadi, yang membuat manusia hanya mengikuti bukan mempelajari. terang dan gelap itu cuma kiasan pada akhirnya, tetap bagai mana cara hati nurani memandangnya.
Sebaiknya harga diri ini kita kesampingkan dan jangan pernah berfikir membuat kesempurnaan kalau hanya menyiksa kesinambungan.Sampai udara dan H2o dengan sedikit O2 murni mulai lelah kita hirup, hilangkan harga dirimu. ubah mereka menjadi harga mati, harga yang di mana kau memperjuangkan sesuatu tidak membuatmu berpandangan sempit. Kesampingkan sedikit egomu dan kemunafikan, hanya sedikit karena kita yakin itu tak bisa di hapuskan. tarik nafasmu panjang, dan katakan "jika saya pantas lakukan saya lakukan, jika tidak saya tidak lakukan". hidup ini pilihan dari semua faktor, bukan satu faktor. dan semoga anda benar dan saya yang paling benar
-Brutalbrain-
Senin, 14 Februari 2011
hantam kembali
hantam kembali...
by Brutal Brain on Sunday, October 25, 2009 at 11:01pm
tapi saya ahrus kembali ke sarang sarang yang saya buat...bukan sarang, lebih menyerupai alam....alam yang saya benttuk...alam yang penuh misteri tentang diri saya...di sini saya harus mempertanggung jawabkan alam yang saya buat, seperti kalian yang ahrus mempertanggung jawabkan apa yang telah kalian mulai..
symponi takdir tak menghentikan langkah yang tak seberat yang saya pikirkan...terus mencari dan terus merasakan baik senang maupun susah..karna itu lah bagian dari perjalanan..semua itu masih terus berputar...tak ada jalan yang sama tapi hanya serupa..
mari kita merenung sejenak...tentang kesalahan dan kebenaran yang kita yakini itu pelajaran...jangant akut mengatakan tidak apda hal yang kita tidak setujui...tapi coba dulu hal itu...apakah benar tidak ktia setujui atau hanya ketakutan...
ini bukan tentang cinta...sudah malas aku menulis tentang cinta...cinta itu tak bisa di mengerti oleh nalar...jadi tak perlu di tulis tapi cukup di rasakan...
ini berkisar tentang penempatan jati diri...jalan mana yang harus di tempuh dan di kondisikan dengan seksama..
masa depan amsih panjang..walau kau mati besok masih ada beberapa jam untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat untuk dirimu..walau kau mati sejam lagi masih banyak menit yang kau harus pertanggung jawabkan...
janagn takut mati,...kalau kau sudah menyelesaikan pertanggung jawaban itu...
untuk para malaikat
di sini pertaruhkan darahmu di lapangan pembantaian manusia.
berjuang dengan menumbalkan dan mengeluarkan darah.
taka da yang berjalan mulus.
tak ada hal tanpa tantangan.
memacu darah untuk menuju kemenangan dan menuju pertempuran berikutnya.
denagn nafas yang setengah menguap,
dan aliran darah yang setengah terisi.
kau di tuntut untuk terluka kembali.
ironis....
tapi itu lah hidup mu...
berjuang dengan menumbalkan dan mengeluarkan darah.
taka da yang berjalan mulus.
tak ada hal tanpa tantangan.
memacu darah untuk menuju kemenangan dan menuju pertempuran berikutnya.
denagn nafas yang setengah menguap,
dan aliran darah yang setengah terisi.
kau di tuntut untuk terluka kembali.
ironis....
tapi itu lah hidup mu...
takdir malaikat
tak melawan.
takberusaha melepas cengkraman takdir.
oh..dia ahnya malikat.....
yang tetap tersenyum saat di hancurkan dengan keadaan,
yang di tugaskan pemberi kebahagiaan kini harus terbantai keadaan,
yang ingin menyelamatkan tetapi di dustai..
bernasib sama...
bernasib serupa...
terbakar bersama harapan...
berteriak tanpa ada yang membantu.
mati di ujung pedang kedustaan.
mati bersama harapan yang tak bermakna.
pembantaian hari akhir di depan mata
takberusaha melepas cengkraman takdir.
oh..dia ahnya malikat.....
yang tetap tersenyum saat di hancurkan dengan keadaan,
yang di tugaskan pemberi kebahagiaan kini harus terbantai keadaan,
yang ingin menyelamatkan tetapi di dustai..
bernasib sama...
bernasib serupa...
terbakar bersama harapan...
berteriak tanpa ada yang membantu.
mati di ujung pedang kedustaan.
mati bersama harapan yang tak bermakna.
pembantaian hari akhir di depan mata
distorsi otak berantakan
kembalilah pada satu masa saat kau mulai mengingat kembali tentang cerita yang sudah kau buat. bukan untuk mengingat atau menghafalnya, tapi untuk tersenyum kepada cerita-cerita itu. hidup tak selalu harus berjalan normal pada saat ingin mulai memperjuangkan sesuatu yang nyata. bukan molekul fatamorgana dalam lapisan otak yang tak tersentuh. raih jalanmu kembali untuk mengerti apa itu perjuangan. tentu perjuangan yang pantas.
ada hal yang pantas dan tak pantas di lakukan di dunia ini. itu tergantung dirimu memilih mana yang kau anggap pantas lagi. karena hidup ini selalu menjadi pilihan kawan. jangan pernah berbasa-basi dalam mengambil sikap saat kau sudah berdiri di ujung jurang. kita terus bertambah tua dan semakin dekat dengan kematian. itu juga menjadi pilihan kita. mati secara normal atau mati dengan tidak normal, bukan tidak normal dengan cara mengakhiri hidup dengan brutal..tapi tidak normal menjalani hidup karena jalan hidup yang orang anggap tidak biasa.
secarik kertas sudah kau coret kan tinta kawan, entah itu berwarna apapun, itu pilihan...sebaiknya kau selesaikan walau ujung dari coretan itu buruk atau baik..itu kembali lagi sebuah pilihan..kertas itu tak akan protes padamu walau kau tiduri dia dengan nafsu biadab, walau kau pukul dia dengan tinju yang paling keras, walau kau nodai dia dengan spermamu..
kertas ini dekat denganmu bahkan dalam aliran darah dan otakmu.
seberapa besar kekuatan yang kau punya untuk mengangkat senjatamu, itu yang di pertaruhkan di sini..
siapa dia ?
dia bisa berfikir kau sebaik dan seburuk apa, tapi itu tergantung bagaimana kau memberi sentuhan padanya.. dunia ini tidak pernah memebrimu jalan apapun, takdir itu tak pernah mengharapkan kau mengikutinya. tapi semangatmu yang membentuk gumpalan untuk menentukan nasibmu satu detik berikutnya.
"apa yg kaulakukan dalam hidup akan menajdi tak penting, namun yang terpenting adalah bahwa kamu melakukannya..
karna tak ada orang lain yang akan melakukannya"..seperti saat seseorang masuk kedalam kehidupanmu..tapi setengah dari dirimu berkata "saya belum siap"
tapi sebagian lagi berkata " jadikan dia milikmu selamanya"
"jangan hitung seberapa besar kau menerima sesuatu darinya, tapi hitung seberapa banyak yang kau berikan kepadanya" ( ini hukum mutlak)
ada hal yang pantas dan tak pantas di lakukan di dunia ini. itu tergantung dirimu memilih mana yang kau anggap pantas lagi. karena hidup ini selalu menjadi pilihan kawan. jangan pernah berbasa-basi dalam mengambil sikap saat kau sudah berdiri di ujung jurang. kita terus bertambah tua dan semakin dekat dengan kematian. itu juga menjadi pilihan kita. mati secara normal atau mati dengan tidak normal, bukan tidak normal dengan cara mengakhiri hidup dengan brutal..tapi tidak normal menjalani hidup karena jalan hidup yang orang anggap tidak biasa.
secarik kertas sudah kau coret kan tinta kawan, entah itu berwarna apapun, itu pilihan...sebaiknya kau selesaikan walau ujung dari coretan itu buruk atau baik..itu kembali lagi sebuah pilihan..kertas itu tak akan protes padamu walau kau tiduri dia dengan nafsu biadab, walau kau pukul dia dengan tinju yang paling keras, walau kau nodai dia dengan spermamu..
kertas ini dekat denganmu bahkan dalam aliran darah dan otakmu.
seberapa besar kekuatan yang kau punya untuk mengangkat senjatamu, itu yang di pertaruhkan di sini..
siapa dia ?
dia bisa berfikir kau sebaik dan seburuk apa, tapi itu tergantung bagaimana kau memberi sentuhan padanya.. dunia ini tidak pernah memebrimu jalan apapun, takdir itu tak pernah mengharapkan kau mengikutinya. tapi semangatmu yang membentuk gumpalan untuk menentukan nasibmu satu detik berikutnya.
"apa yg kaulakukan dalam hidup akan menajdi tak penting, namun yang terpenting adalah bahwa kamu melakukannya..
karna tak ada orang lain yang akan melakukannya"..seperti saat seseorang masuk kedalam kehidupanmu..tapi setengah dari dirimu berkata "saya belum siap"
tapi sebagian lagi berkata " jadikan dia milikmu selamanya"
"jangan hitung seberapa besar kau menerima sesuatu darinya, tapi hitung seberapa banyak yang kau berikan kepadanya" ( ini hukum mutlak)
Cerita untuk garuda merah
selamat siang di hari 28 desember 2010 ini, esok di jakarta tentu ada cerita yang berbeda. tidak hanya kemacetan atau berita pembunuhan di layar kaca, tapi nafas yang seirama di lapangan yang cukup hijau. semua di pertaruhkan di sini, bukan hanya konflik debad kusir di dunia maya, atau perang yang tak kunjung usai. semua HARGA DIRI MULAI MENJADI HARGA MATI DI SINI.
kalian, 11 orang di lapangan itu akan menjelma menjadi garuda besar. garuda merah yang siap terbang ke angkasa, garuda dengan semangat yang harus di pertaruhkan. beberaoa ratus juta nyawa kalian di tanah ini, pasti akan mendoakan kalian. entah dari berbagai macam daerah,warna kulit, sampai keyakinan.
macan itu tak akan pernah gentar kawan. tapi kita raja angkasa, raja dari angin, dan raja dari tanah pertiwi ini. jangan buat ibu kita menangis lagi dari salah satu hal yang di banggakan ini. kami tau, betapa beratnya kalian melakukan hal itu, tapi nafas kalian masih seperti nafas kami dan darah kalian masih semerah darah kami.
ini perang kawan, bukan sekedar pemeriah wisata kuliner di daerah-daerah atau panggung band luar yang di saksikan beberapa ribu penonton. tapi berjuta-juta mata menyaksikan kalian untuk memposisikan diri di tanah tercinta ini.
jangan patahkan lagi kaki sang garuda merah, kita negara dari beribu-ribu pulau. untuk itu kerja sama yang di pertaruhkan.lari lah seperti garuda yang memecah awan di atas langit, tembak lah seperti garuda yang menghantam mangsa di tanah lapang.
SEKALI LAGI, INI BUKAN UNTUK HARGA DIRI PERORANGAN.
TAPI HARGA MATI UNTUK IBU PERTIWI.
kalian, 11 orang di lapangan itu akan menjelma menjadi garuda besar. garuda merah yang siap terbang ke angkasa, garuda dengan semangat yang harus di pertaruhkan. beberaoa ratus juta nyawa kalian di tanah ini, pasti akan mendoakan kalian. entah dari berbagai macam daerah,warna kulit, sampai keyakinan.
macan itu tak akan pernah gentar kawan. tapi kita raja angkasa, raja dari angin, dan raja dari tanah pertiwi ini. jangan buat ibu kita menangis lagi dari salah satu hal yang di banggakan ini. kami tau, betapa beratnya kalian melakukan hal itu, tapi nafas kalian masih seperti nafas kami dan darah kalian masih semerah darah kami.
ini perang kawan, bukan sekedar pemeriah wisata kuliner di daerah-daerah atau panggung band luar yang di saksikan beberapa ribu penonton. tapi berjuta-juta mata menyaksikan kalian untuk memposisikan diri di tanah tercinta ini.
jangan patahkan lagi kaki sang garuda merah, kita negara dari beribu-ribu pulau. untuk itu kerja sama yang di pertaruhkan.lari lah seperti garuda yang memecah awan di atas langit, tembak lah seperti garuda yang menghantam mangsa di tanah lapang.
SEKALI LAGI, INI BUKAN UNTUK HARGA DIRI PERORANGAN.
TAPI HARGA MATI UNTUK IBU PERTIWI.
Langganan:
Postingan (Atom)